Senin, 26 Agustus 2013

Perempuan Indonesia Siap jadi Pahlawan Cantik

Diposting oleh Unknown di 14.13
Bagaimana kalau di sekitar perumahanmu banyak berdiri salon-salon Thailand yang profesional dan mempunyai sertifikat tingkat internasional, apakah itu akan menggeser salon lokal ? Apa analisismu ?

Jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, saya akan menjawab perempuan Indonesia siap jadi pahlawan cantik.
 

Masih terlalu abstrak? Ayo bedah jawaban saya dibawah ini hingga semua terpampang nyata :)

Pertama-tama kita harus mengenal komunitas ASEAN 2015 yang akan membuka interaksi langsung terhadap negara-negara di kawasan Asia tenggara termasuk dalam bidang ekonomi yang akan membuat persaingan produk dan pelayanan di Indonesia akan terasa lebih ketat dikemudian hari.

Terbentuknya Komunitas ASEAN 2015, diharapkan mampu memperkuat kawasan Asia Tenggara dalam 3 pilar, yaitu: Komunitas Keamanan ASEAN, Komunitas Ekonomi ASEAN dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN. Sebagai salah satu dari tiga pilar utama, ASEAN Community 2015 sengaja dibentuk dengan misi menjadikan perekonomian di ASEAN menjadi lebih baik dan mampu mensejajarkan diri dengan perekonomian negara maju di dunia. Ada tiga hal penting dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yaitu integrasi perdagangan, pelayanan dan  wilayah investasi.
Dalam menghadapi ASEAN community 2015, kita tidak dapat memungkiri bahwa berbagai produk dan pelayanan dari negara lain di Asia Tenggara akan membanjiri negeri kita. Untuk memperkecil resiko kerugian yang ditanggung negara akibat serangan produk dan pelayanan negara tetangga seharusnya sejak dini kita bertekad menanamkan rasa nasionalis yang tinggi dengan mencintai produk dalam negeri. Kesadaran dari dalam diri sendiri dibutuhkan Bangsa Indonesia untuk menjadikan produk dan pelayanan lokal tetap berjaya di bangsa sendiri terlebih di Asia Tenggara.
Bangsa Indonesia adalah bangsa yang memiliki jumlah penduduk terbesar di Asia Tenggara sehingga memiliki potensi yang cukup besar untuk mendongkrak perekonomian. Dengan setia membeli produk dalam negeri berarti kita sebagai Bangsa Indonesia telah mendukung pabrik dalam negeri. Semakin banyak pembelian maka semakin banyak keuntungan yang diperoleh. Keuntungan yang banyak itu dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas produk sehingga dapat bersaing di kancah Internasional dan meningkatkan perekonomian bangsa. Jadi sudah siap untuk menjadi pahlawan cantik dengan setia pada produk dan layanan kecantikan milik negeri sendiri kan?

Kemudian kita akan menganalisa kesiapan salon local bersaing dengan salon-salon Thailand yang profesional dan mempunyai sertifikat tingkat internasional.

Seperti yang dituturkan oleh profesional hairdresser asal Kanada, Darek Wierzbicki, perkembangan bisnis salon di Indonesia memang menunjuk ke arah yang positif setiap tahunnya. Sejumlah kosmetik buatan dalam negeri berhasil hadir dipasaran dengan mutu dan kualitas yang tidak kalah dari produk luar negeri. Kelebihan yang ditawarkan oleh produk lokal antara lain harga lebih terjangkau dan cocok untuk semua kalangan, baik menengah ke atas maupun menengah ke bawah. Produknya pun tidak keras di kulit, aman untuk dipakai karena sesuai dengan iklim tropis..
Karena itu saya sangat optimis jika salon lokal tetap mendapatkan tempat dihati masyarakat Indonesia sekalipun salon Thailand hadir di Indonesia. Saya percaya kehadiran salon Thailand di Indonesia tidak akan berjalan mulus dalam merebut pangsa pasar salon lokal. Kebanyakan konsumen salon di Indonesia adalah perempuan. Perempuan yang sering pergi kesalon adalah mereka yang rata-rata memiliki karir dan pendidikan tinggi. Saya percaya perempuan Indonesia yang pergi kesalon tidak begitu saja percaya pada salon milik negara Thailand mengingat beberapa hal yang perlu diperhatikan seperti jenis kulit masyarakat Indonesia yang tidak dapat menerima begitu saja semua jenis perawatan dan produk salon milik negara lain.
Selain itu saya malah optimis bahwa justru salon dan produk kecantikan milik Indonesialah yang justru akan berjaya di Asia Tenggara. Kekayaan sumber daya alam Indonesia membuat Indonesia memiliki beragam produk kecantikan dan jamu warisan budaya leluhur yang siap mendunia apalagi kesempatan itu semakin terbuka lebar dengan kehadiran ASEAN Community 2015.
Kepercayaan saya akan kesuksesan salon dan produk kecantikan Indonesia semakin diperkuat dengan kehadiran tokoh-tokoh kompeten dibidangnya seperti:




1.      Johnny Andrean umumnya dikenal sebagai hair stylist yang ternama di Indonesia. Ia merintis salon pertamanya pada tahun 1978. Saat ini bisnis salonnya telah berkembang lebih dari 160 cabang dengan merek menggunakan namanya di seluruh Indonesia. Cabang salon Johnny Andrean tidak hanya di kota-kota besar, melainkan juga di beberapa kota menengah dan kecil seperti Cirebon, Solo, dan Malang. Di samping salon, Johnny juga membuka 40 sekolah dan pusat keterampilan gunting rambut.
Setelah hampir 30 tahun bergelut di dunia kecantikan dan salon, Johnny Andrean Salon berhasil menjadi market leader di dunia salon. Tren-tren baru yang dikeluarkan bukan sekedar ikut-ikutan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dari konsumennya saat itu.
Setelah menguasai bisnis salon, Johhny juga memasuki bisnis makanan. Itu dilakukannya dengan mengambil master franchise untuk Indonesia bagi gerai roti BreadTalk yang berkantor pusat di Singapura. Tahun 2005 dia juga mulai menjajaki ke bisnis donat dan kopi dengan mengibarkan J-Co Donuts & Coffee. Johnny punya obsesi untuk merek besutannya ini: menjadi pemain global.

2.      Lennywati Pemerhati Kesehatan Organ Reproduksi Kewanitaan sekaligus perempuan Indonesia yang berhasil menyembuhkan Klamidia dan membawa pulang Award dari Menkes Kamerun. Keberhasilannya mengobati penyakit Klamidia yang mewabah di Afrika menjadi titik awal kebangkitan karir Lenywati dibidang kesehatan organ reproduksi perempuan. Ia pun meraih penghargaan dari Kementerian Kesehatan di Benua Afrika tersebut. Sekembalinya dari Afrika, pesanan produk-produk racikan Lenny dari Afrika mulai berdatangan. Hal ini sekaligus menjadi titik awal Leny memproduksi aneka produk kesehatan organ reproduksi perempuan. Motivasinya untuk mengembangkan Tirta Ayu Spa ke tingkat internasional semakin besar. Sejak itu Leny bertekat untuk membawa nama Indonesia ke tingkat dunia. Hasilnya, pada 2009 dia mengibarkan bendera Tirta Ayu dengan membuka klinik perawatan vagina Indonesia pertama di Douala dan Yaounde Kamerun. Tirta Ayu Royal Gallery adalah rumah Spa yang memiliki perawatan vagina terlengkap dan pertama di Indonesia yang dilengkapi dengan fasilitas perawatan penunjang lainnya yaitu, perawatan tubuh, wajah, tangan, dan kaki dengan menggunakan bahan herbal. Tirta Ayu Royal Gallery juga merupakan tempat penjualan produk eksklusif, aksessoris, dan peralatan Spa produksi Tirta Ayu Spa.

3.      Martha Tilaar (lahir di Kebumen, Jawa Tengah, 4 September 1937; umur 75 tahun) adalah seorang pengusaha Indonesia yang bergerak di bidang kosmetika dan jamu dengan nama dagang Sariayu. Pada tahun 1977, PT Matina Berto berdiri sebagai industri rumah dengan produk bermerek Sariayu. Pada tahun 1981, perusahaan mendirikan pabrik modern pertama di Pulo Ayan, Pulogadung Industrial Estate. Pada tahun 1986, pabrik kedua didirikan pada Pulo Kambing, Pulogadung Industrial Estate. Pada tahun 1993, perusahaan mengakuisisi pabrik kosmetik PT Cedefindo sebagai manufaktur kontrak untuk internal dan eksternal. Pada tahun 1995, PT Martina Berto III didirikan di Gunung Putri, Bogor. Pada tahun 1996 PT Martina Berto menjadi pabrik kosmetik pertama di Indonesia yang memperoleh 9001 certification.In ISO 2000, perusahaan ini menjadi satu-satunya pendiri Global Compact PBB dari Asia, juga mendapatkan sertifikat ISO 14001 dan sertifikat GMP: CPKB (Cara Produksi kosmetika Yang Baik) dan CPOTB (Cara Produksi Obat Tradisional Yang Baik). Pada tahun 2008, ia dianugerahi "Most Admired Enterprise di ASEAN" kategori 'Inovasi' dari Asean Bussiness Forum. Kinerja dan perkembangan PT Martina Berto memiliki pertumbuhan begitu pesat, sejumlah penghargaan baik nasional maupun internasional juga telah di tangan. Baru-baru ini, DR. Martha Tilaar diberikan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki Moon pada UN Global Compact Leaders Summit di New York karena menjalankan perusahaan yang memiliki program meliputi 10 prinsip Global Compact etika, seperti hak asasi manusia, tenaga kerja, konservasi pengendapan, dan anti- korupsi sejalan dengan delapan tujuan pembangunan millennium. 

4.      Mooryati Soedibyo yang bernama lengkap Hj. BRA. Mooryati Soedibyo, S.S., M. Hum. Presiden Direktur Mustika Ratu, dan salah satu pencetus ide kontes pemilihan Putri Indonesia yang digelar setiap tahun.Mooryati Soedibyo tercatat oleh MURI sebagai peraih gelar doktor tertua di Indonesia, dan sebagai "Empu Jamu" Ia juga masuk sebagai urutan nomor 7 dalam daftar 99 wanita paling berpengaruh di Indonesia 2007 versi majalah Globe Asia. Tahun 1973, hobi minum jamu Mooryati Soedibyo yang dilakukan sejak masih belia, akhirnya dikembangkannya sebagai usaha. Ramuan jamu resep Keraton Surakarta yang semula diberikan kepada teman-temannya, akhirnya berubah menjadi bisnis. Produknya mulai diekspor ke kurang lebih 20 negara, diantaranya Rusia, Belanda, Jepang, Afrika Selatan, Timur Tengah, Malaysia dan Brunei. Produknya juga berkembang menjadi 800 buah produk, mulai dari balita, umum, super, dan premium. Diawali dengan produk untuk orang tua sampai dengan remaja puterinya.


Indonesia dengan kekayaan alam dan warisan budaya leluhur dibidang produk dan layanan kecantikan akan dapat dengan mudah berjaya di Asia Tenggara dan dunia. Indonesia hanya memerlukan dukungan warga negara Indonesia untuk tetap mencintai produk dalam negeri agar impian mendunia segera terealisasi. Saya percaya bahwa perempuan Indonesia siap menjadi pahlawan cantik yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tetapi juga kemajuan perekonomian bangsa.

0 komentar:

Posting Komentar

 

@Khata_Melda Copyright © 2011 Design by Ipietoon Blogger Template | Ugg Boots Sale | web hosting